Why Do We Love Cats: Our Third & Fourth Cat, Cemot & Monty

/ Monday, August 10, 2015 /
Si Cemot diambil di deket rumah tanteku, yang kebetulan juga deket rumah. Nemunya kebetulan banget, si cemot kan macho, kepalanya bulet, badannya berotot, suara ngeongnya serak-serak banjir gitu. Dia liar dan kayaknya udah agak tua. Sepupuku dan ibuku liat Cemot, sepupuku ngebujukin buat bawa Cemot ke rumah. Ibuku nggak mau, takutnya dia galak atau berontak selama di motor. Akhirnya ibuku yang gendong Cemot, sepupuku dengan suka rela nuntun motor dari rumah tanteku sampe ke rumah. Bhihihik, dibela-belain banget yak!

Sampai di rumah, Cemot langsung akrab sama semua anggota keluarga. Meskipun dia udah dewasa dan terbiasa hidup liar, Cemot sama sekali nggak pernah nakalin burung atau nangkap ikan di kolam. Kami melihara Cemot cukup lama, kebetulan dia agak "preman", kalau bertengkar sama kucing lain, pasti dia yang menang hoho. Yaiyalah, badannya macho dan ototnya keker gitu. Nah, pas udah agak lama, di deket rumah tanteku itu, ada kucing liar lagi yang minta diadopt. Kucing tadi warnanya mirip Miu, sama tanteku kucing tadi dikasih nama Monty. Jadi, baik si Cemot atau Monty, dua-duanya diambil dari rumah tanteku. Monty masih kecil banget, kurang dari 6 bulan umurnya, sementara Cemot udah tua. Akibatnya Cemot sering momong Monty.


Lambat laun Monty makin besar, nggak kalah ganteng sama Cemot. Akhirnya Monty pun mulai populer di kawasan kami. Banyak kucing cewek naksir kali ya. Cemot boleh jago di luar rumah, tapi kalau di dalam rumah, dia luluh sama Monty. Monty pun sama, setiap Cemot pulang pasti disambut dan dicium-cium. Entah karena apa, tiba-tiba Cemot galak ke Monty. Mungkin perebutan kekuasaan? Atau rebutan cewek yang sama? Aku nggak tahu persis. Mereka nggak mau curhat sih.

Sejak itu, Cemot makin galak. Kebetulan perutnya sebelah kiri (atau kanan ya? lupa eike) juga ada benjolan besar yang kalo dipegang sakit..jadi dia makin nggak bisa diuwel-uwel lagi. Monty pun kabur dari rumah. Hilang selama beberapa hari. Akhirnya aku dan Lila muter-muter naik motor keliling cari Monty. Tetangga selalu nanya, "Kucing anggora apa mbak?" Kujawab, "Bukan, kucing kampung." Trus responnya nggak enak banget, "Ih kucing kampung aja dicariin mbak." Mau kucing kampung, mau kucing kota, kalau udah sayang mah sayang aja kaliiiiiikkk! *emosi jiwa*

Pas dicari-cari, aku sepintas liat kucing yang ekornya kayak kuas blush on. Dia mondar-mandir di rumah tetangga belakang rumah. Pas kutanya, tetanggaku pura-pura nggak tahu. Dia cuman bilang kalau kucing ini kemarin ketumpahan oli, trus pas dimandiin warnanya jadi berubah gitu. Tapi aku yakin itu Monty, ekor Monty sama persis kayak gitu. Tapi kok kucing yang ini warnanya kayak bule, abu-abu tapi ada burgundy-nya, trus ada semburat orange keemasan. Pas aku deketin, dia menjauh, tapi instead of jaga jarak, aku langsung tangkep kucing tadi. Aku yakin dia Monty, sebodo amat dia berontak di motor, sebodo amat diliatin orang sepanjang jalan. Ini foto Monty dengan ekor blush on-nya yang memorable.


Sesampainya di rumah, Monty langsung ngusel-ngusel di kaki asisten rumah tanggaku, kayak minta makan. Laper kali kayaknya dia! Akhirnya kami yakin dia Monty. Kebiasaannya garuk-garuk jendela tiap kali minta ikut tidur di dalam, matanya yang belo dan kepalanya yang bulet..persis dengan Monty! Nggak lama setelah Monty pulang, Cemot kabur dari rumah. Mungkin di benak Cemot gini kali ya, "Oke, kalau lo kagak mau pergi dari sini. Biar gue aja yang pergi!" Yah namanya juga preman, hiks. Dia pergi nggak pamit. Tapi jujur, Cemot itu kucing paling gagah dan paling macho yang pernah kami punya. Meskipun gagah, buntutnya Cemot unyuw kayak kelinci loh, hihi. Ini fotonya Cemot:





Setelah Cemot ilang, Monty damai di rumah karena nggak ada yang ngegalakin. Tapi nggak lama setelah itu, Monty ikutan hilang. Aku nggak tahu apakah Monty hilang diambil orang, atau meninggal karena ketabrak mobil. Kalau kata ibu dan bapakku, mungkin dia diambil orang karena jinak banget. Dan lagi, beberapa tetangga suka main sama Monty, sampe dibawa foto selfie segala hihi. Aku tahu soalnya aku temenan di whatsapp sama anak tetanggaku itu. Dia suka kirim fotonya lagi foto sama Monty. Emang Monty yang gampangan sih, beda sama Cemot yang jual mahal. Cemot cuman mau dipegang bapakku dong! Kan sebel. Karena tetanggaku udah pada kenal Monty, besar kemungkinan Monty diambil sama orang lain yang bukan domisili sekitar sini. Hiks.. Ini foto Monty waktu pertama kali diadopt, hobinya ngegangguin Lila tidur haha:



Nah, yang ini foto Monty sebelum hilang, ganteng kaaan?


Teruntuk Cemot & Monty, di manapun kalian berada sekarang, semoga kalian bahagia dengan kehidupan baru kalian...kami tetap sayang kamu <3

0 Kicauan:

Post a Comment

Whom I've been grateful of

Blog Statistics

Recent Comments

Archives

Popular Posts

 
Copyright © 2010 Thisisrizka, All rights reserved
Design by DZignine. Powered by Blogger