Be content with what you have

/ Saturday, July 23, 2011 /
Saya mau nyeritain kejadian satu jam yang lalu, ketika saya nganterin adik saya les di daerah Overste Isdiman Purwokerto. Karena saya enggan memutar ke dalem gang, saya turunin aja adik saya di pom bensin situ, sambil sekalian aftret (bener nggak sih nulisnya?).

Nah, pas aftret itulah, saya ngerasa ngeliat muka-muka nggak asing dari kejauhan. Pas dideketin, ternyata itu temen SMP saya! Sebut saja namanya Hari. Kami mengobrol sebentar, dia nanya-nanya saya kuliah di mana, kerja di mana, dan saya pun menjawab dengan guyonan kecil kalau saya malah belum dapet kerjaan. :)) Pas saya tanya, Hari baru bekerja di pom bensin itu sebagai pramuniaga selama 6 bulan ini. Saya sedih. Hari ini saya seperti kesamber petir. Di saat saya menyepelekan beberapa lowongan pekerjaan, dan nggak serius ngelamar di sana, teman saya di sini justru  menghargai setiap detik pekerjaannya -yang notabene dengan susah payah dicarinya. Dia pun bersiap-siap membuka tangki bensin saya, sampe saya bilang, "Aku nggak beli bensin kok, Har. Bensinnya masih penuh." Suara saya nyaris bergetar. Saya nggak kuat ngobrol lama-lama. Saya lalu pamit pulang sambil dalam hati, sepanjang perjalanan, mendoakan yang terbaik buat Hari.

Saya tahu, bahwa tidak semua orang suka dikasihani. Saya sendiripun begitu, saya justru tersinggung jika ada orang yang mengasihani saya karena status saya sebagai jobseeker ini masih betah disandang. Hidup itu pilihan. Kamu mau seneng atau sedih, terserah kamu. Dan hari ini, Hari mengajarkan saya bahwa bersyukur adalah satu kunci hidup yang tenang dan senang.

“Until you make peace with who you are, you will never be content with what you have.”
-Doris Mortman  

5 Kicauan:

{ Ung } on: July 26, 2011 at 9:12 AM said...

LOve this post...

Sepertinya saya juga musti belajar untuk bersyukur menerima apa yang saya dapatkan saat ini :D

{ rikfi } on: July 29, 2011 at 9:58 AM said...

makasih icha postnya :) sangat menyentuh!!

{ ratu ralna } on: August 5, 2011 at 11:20 PM said...

ehm riska.. posnya menyentuh.aku jadi mikir banyak deh

{ Aldriana A. Amir } on: August 10, 2011 at 2:31 AM said...

iya, postingannya menyentuh, hiks.. terkadang berucap syukur itu mudah tp dlm prateknya cukup sulit ya.. :)

tetap semangat, met puasa, ica! :)

{ thisisrizka } on: August 14, 2011 at 1:46 AM said...

@kang ung: mari, bersyukur. *sok bijak*

@Duo Ratu (Rikfi &Ralna) makasih jeeeeng.. :D

@mbak Dian: makasih mbaak, tetep semangat jugaaa!

Post a Comment

Whom I've been grateful of

Blog Statistics

Recent Comments

Archives

Popular Posts

 
Copyright © 2010 Thisisrizka, All rights reserved
Design by DZignine. Powered by Blogger