mendoan oh mendoan

/ Saturday, June 05, 2010 /
Nggak tau kenapa, hari ini saya kangen sekali sama mendoan. Kayaknya sore-sore begini minum teh anget sama makan mendoan enak nih.. Sayang banget, saya belum nemu mendoan yang enak di Jatinangor, paling-paling  di sini adanya tempe goreng biasa. Nggak ada yang tempenya gede, lebar, dan tipis kayak di Purwokerto. Salah juga sih ya, kalau di Jatinangor mah gampangnya nemu tahu Sumedang.. Lah, gimana dong? Saya nggak begitu suka tahu.. :(

Yang belum tahu mendoan, kata mendoan berasal dari bahasa Banyumasan, mendo yang berarti setengah matang atau lembek. Mendoan berarti memasak dengan minyak panas yang banyak dengan cepat sehingga masakan tidak matang benar. Bahan makanan yang paling sering dibuat mendoan adalah tempe. Kalau di Jawa Tengah, tempe yang dipake buat bikin mendoan beda sama tempe iris biasa. Bentuknya  tipis-tipis, dan dibungkus satu-satu pake daun pisang. Kurang lebih begini penampakannya:
 Nah, kalau yang satu ini, penampakannya setelah digoreng.. Hmmm.. nyam nyam.. Berhubung saya nggak jago masak, berikut saya kutipin resep mendoan yang bisa dipercaya..uhuhihi..



Bahan:
300 g tempe, iris ½x5x7 cm
75 g tepung beras
1 sdm tepung sagu
5 batang daun kucai atau daun bawang, iris 1 cm
125 ml santan kental dari ½ butir kelapa (kalau di rumah saya sih pada nggak pake santan)
minyak untuk menggoreng 

Bumbu yang dihaluskan:
3 butir kemiri
l/2 sdt ketumbar sangrai
½ruas jari kencur (nggak pake kencur juga nggak papa)
2 siung bawang putih
garam secukupnya 

Pelengkap:
kecap manis
cabai rawit

Cara membuat:
Campur tepung beras, tepung sagu, dan bumbu halus. Kalau pake santan, tuang santannya sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga rata. Bila kurang cair, bisa tambahkan dengan sedikit air.
Masukkan daun kucai, aduk rata. Celupkan tempe satu per satu.
Goreng dengan api sedang hingga matang dan berwarna kuning kecoklatan. Kalau saya pribadi sih, nggak begitu suka yg kering, ntar jadi kayak kripik tempe. :P 

Kalau udah matang, angkat, lalu tiriskan.
Sajikan hangat-hangat, lengkapi dengan kecap manis dan cabai rawit.
Hasil: 10 buah
Sumber: dari sini


(dilanjutkan sambil terus ngiler, ngemil kacang atom, minum teh hangat, dan nonton re-run Miss Indonesia.. Kapan-kapan saya posting makanan Purwokerto yang lain deh.. Biar saya nggak ngiler sendirian, wekeke.. :P )
Photobucket 

4 Kicauan:

{ blogwalker } on: June 5, 2010 at 11:10 PM said...

yuk mari memasak... waaaaaaaaaaaaaaa jadi pengen pulang ke rumah.. nongkrong di bandeman pasar wage.. karo mangan mendoa... ngopi...

{ Rizka Amalia (Ica) } on: June 6, 2010 at 12:02 AM said...

iyaa..ngelih nih.. pengen mangan mendoan yg di depan rumah..sambil makan gorengan dage, pisang, karo munthul.. :P

{ praydwi55 } on: November 26, 2012 at 6:25 AM said...

do'akan saya mo memodifikasi tempe mendoan menjadi makanan yang booming!amin

{ thisisrizka } on: December 24, 2012 at 12:07 PM said...

amin! :)

Post a Comment

Whom I've been grateful of

Blog Statistics

Recent Comments

Archives

Popular Posts

 
Copyright © 2010 Thisisrizka, All rights reserved
Design by DZignine. Powered by Blogger