Traveler's Tale. Belok Kanan: Barcelona

/ Saturday, May 08, 2010 /
Halooo!! Ini postingan pertama saya yang berlabel: novel *jingkrak-jingkrak*. 

Oh ya, tulisan ini nggak ditujukan buat ngereview sebuah novel looh.. Ya, dulu saya emang pernah dapet tugas bahasa Indonesia buat ngebikin resensi buku dan novel. Tapi sayang sekali, justru tugas itulah yang bikin saya semakin males baca novel. Biasanya saya cuman baca bagian belakang buku, lalu menerka-nerka isinya dengan cara scanning sekilas (males banget nggak sih, disuruh ngebaca novel yang nggak bener-bener pengen kita baca?). Hehe, jujur aja, saya nggak begitu suka baca novel. Selain itu, saya mungkin ketinggalan jaman karena saya baru baca novel ini setelah ia diterbitkan tahun 2007. Ya, "Traveler's Tale". Bukan, ini bukan Naked Traveler. Bukan, novel ini sama sekali nggak ada hubungannya sama mbak Perucha Hutagaol. Hehe, mari teman, kita sudahi saja tanya jawabnya. ;P

Novel ini bercerita tentang persahabatan empat orang Indonesia, yang sekarang (ceritanya) sudah melanglang buana ke luar negeri. Empat orang ini berteman sejak SMA, mereka adalah: Francis, Retno, Farah, dan Yusuf. Yang bikin novel ini menarik bukanlah kisah cinta terpendam antara mereka berempat, tapiii cerita perantauan mereka. Oh ya, di novel ini, ditambahin juga tips-tips buat kalian yang pengen backpackeran ke luar negeri. Oke, tipsnya pasti nggak sebanyak yang dikasih mbak Trinity, tapi lumayan laah..

Nah, di novel ini, Francis adalah cowok keturunan China yang pinter di sekolah dan jago main piano. Si Francis ini jatuh cinta sama Retno, tapi meskipun udah nembak dua kali, dua kali itu juga dia ditolak. Errr sebenarnya mereka sama-sama suka, cuman karena errr..perbedaan agama, mereka nggak bisa bersatu.. *jiah bahasanya* :D

Dua tokoh berikutnya adalah Farah dan Yusuf. Farah adalah cewek Jawa-Arab yang naksir sama Francis sejak lama -tapi nggak berani ngungkapin rasa sukanya itu. Selain itu, Farah juga tahu kalau si Francis itu naksirnya sama Retno, bukan sama dia. Nah, akhirnya sampai juga ke tokoh terakhir: Yusuf. Kalau boleh dibilang, si Yusuf ini nasibnya paling naas dibanding ketiga tokoh barusan. Yusuf adalah cowok yang mengaku-ngaku dirinya ganteng (saya nggak tahu dia ganteng beneran atau nggak, hehehe), nggak jago di bidang pelajaran (dia sering nyontek pe-er teman-temannya, terutama Francis), dan cintanya bertepuk sebelah pantat. Eh salah, maksud saya, bertepuk sebelah tangan. Jadi, siapakah cewek naas yang ditaksir Yusuf alias Ucup? Ya, cewek itu adalah Farah. Intinya, percintaan di novel ini muter-muter di empat orang itu aja. Beruntung sekali, Francis ditaksir dua cewek sekaligus, dan sebaliknya, nggak seorangpun menyadari kalau Ucup exists

Mereka sekarang bekerja di empat negara yang berbeda, Francis di Kansas City (AS), Retno di Kopenhagen (Denmark), Farah di Hanoi (Vietnam), dan Yusuf di Cape Town (Afrika Selatan). Semula, mereka semua adem ayem. Meskipun jauh-jauhan, mereka selalu kirim-kiriman email untuk sekedar nanyain kabar, bercanda, atau bahkan, yeah..ngirim undangan pernikahan. Tunggu sebentar, siapa yang nikah? Itu dia masalahnya! Francis bakal nikah di Barcelona dalam waktu dekat, dan ketiga temennya itu (yang harusnya seneng) malahan mencak-mencak nggak karuan. Kenapa? Retno yang tadinya adem-adem aja, tiba-tiba jadi nggak tenang karena ternyata dia masih memendam rasa suka sama Francis secara diam-diam, begitupula Francis. Sementara itu, Farah ikut-ikutan panik karena dia ngerasa harus datang ke Barcelona buat ngungkapin rasa cintanya ke Francis sebelum terlambat (dan menggagalkan pernikahannya, tentunya). Gimana dengan Yusuf? Ya, Yusuf jadi bingung karena Farah pasti nekat dan ngelakuin berbagai cara agar Francis gagal nikah. Yusuf ngerasa kalau dia harus ke sana juga (bukan untuk Francis, bukan untuk siapa-siapa, tapi demi dirinya sendiri). Yusuf harus nembak Farah dan berhenti menutupi rasa sayangnya ke Farah. Yang jadi masalah di sini, gimana ceritanya tiga orang yang lagi berada di tiga negara berbeda bisa melewati berbagai rintangan menuju Barcelona? Itu dia yang bikin saya keterusan baca novel ini. Terimakasih Adhitya Mulya, Alaya Setya, Iman Hidajat, dan Ninit Yunita, atas idenya buat nulis novel seperti ini! I need more of it! Hehehe.. :D

Oke, cukup ceritanya. Kalau kamu pengen tahu kelanjutannya, baca aja buku ini.  Haha, bukannya saya pelit looh, soalnya saya juga baru baca sampai segitu, wekekeke. Yang bikin seru di sini adalah cuplikan-cuplikan cerita petualangan mereka di negeri perantauan masing-masing, plus cerita perjalanan (dan perjuangan) mereka masing-masing untuk menuju Barcelona. Uniknya, gaya penulisan novel ini berbeda dari novel lain. Empat orang bercerita di sini, jadi kita bisa ngebaca cerita dari sudut pandang empat tokoh sekaligus, dengan bahasa dan gaya bicara yang beda-beda. Apa? Kamu nggak punya bukunya? Tenang, saya juga nggak punya. Saya minjem doang kok, hehehe *malu*. Kalau nasib kamu sedikit lebih beruntung dari saya, kamu bisa mencarinya di toko buku terdekat. Worth it kok! Kalau saya mood  ke toko buku, saya pengen mampir buat beli buku ini deh, kali aja pengen baca lagi. :D

Akhirnyaaa *jreng jreng jreeeeng!!* inilah teman-teman, saya sajikan cover bukunya:


Oh ya, beberapa kali ngepost, saya sering kelupaan nulis quotes saya di blog. Jadiii, sekarang saya mau mulai nulis quotes lagi (meskipun di antaranya nggak asli dari saya). Oke, quotes kita kali ini adalah:

"Terkadang, kamu butuh lebih banyak malam minggu buat meluangkan waktu untuk diri sendiri. Ya, malam minggu di mana nggak ada orang lain selain kamu, segelas teh hangat, dan sebuah novel."
Rizka Amalia (Orang Biasa)

-RA-

4 Kicauan:

{ PuM2 } on: May 9, 2010 at 3:39 AM said...

asiknya... malam minggu ditamani sbuah novel dan segelas teh hangat.... bikin iri aja....

smentara saya disini malem minggu ditemani nyamuk, tikus, kecoa dan makhluk halus (untung gak bisa ngliat)...

adi pengen baca novelnya neh... tapi apa daya, skripsi ja blum kelar... hahahhahahahaha
nnt malah yang aku tulis di daftar pustaka, novel ini lagi... jiaaahhhhhh.....

{ Rizka Amalia (Ica) } on: May 9, 2010 at 4:45 AM said...

ahaha,makhluk halus? seremnyaaaa.. >,<
bwahaha, itu juga karena bingung mau ngapain, eh ada novel pinjeman, yo weslaah, takbaca bae. :D
aku juga lagi nggarap skripsi kok, samaan kita! baca novel itu guilty pleasure, habis baca biasanya aku nyesel. baru deh mulai ngerjain lagi. wekeke :))

{ Miko } on: May 10, 2010 at 10:48 AM said...

Novel yang bagus tuh "kayaknya"..
besok dilajutin lagi yah sampe kelar.. :)

{ Rizka Amalia (Ica) } on: May 12, 2010 at 2:12 AM said...

hehe, langsung dilanjutin kok. makasih ya Miko udah mampir.. :P

Post a Comment

Whom I've been grateful of

Blog Statistics

Recent Comments

Archives

Popular Posts

 
Copyright © 2010 Thisisrizka, All rights reserved
Design by DZignine. Powered by Blogger