Why We Do Love Cats: Our Sixth, Seventh and Uh Oh, We've Got Too Much Cats!

/ Tuesday, August 11, 2015 /
Perkenalkan, ini Naomi. Campuran kucing lokal dan persia. Rara beli kucing ini di petshop seharga seratus ribu rupiah. Sebelum diadopt, kondisi Naomi memprihatinkan, takut manusia, dikurung di kandang burung dan nggak pernah dilepas keluar.

Btw, Naomi ini kucing perempuan pertama kami loh. Sebenernya bapak ibuku paling males pelihara kucing cewek, karena pasti nanti beranak-pinak. Aku udah bilangin mereka sih, supaya langsung sterilin Naomi kalau umurnya udah lewat 6 bulan. Sayangnya sebelum keburu disteril, Omi, begitu kami memanggilnya, udah dihamilin Nolan. Yuk intip kayak apa perwujudan bibit dan sumber dari melimpahnya anak kucing di rumah kami! >,< Psst, dua foto terakhir serasa foto prewedding Nolan-Naomi, ya nggak sih? Hahaha






Naomi beruntung bisa ngedapetin suami kayak Nolan, instead of dihamilin kucing cowok nggak jelas di luar rumah. Sejak pertama kali ketemu Naomi, Nolan langsung jatuh cinta! Ibuku bersikeras memisahkan mereka berdua, namun tiada yang kuasa menolak ketika cinta berbicara. Kekuatan cinta akhirnya menyatukan mereka dalam kasih suci nan syahdu *tsaaah* Akhirnya cinta terlarang ini pun membuahkan lima bayi mungil yang loetjoe. Dua cowok dan tiga cewek. Satu cowok warna item, sementara yang satunya warna orange. Dua cewek warna kuning, satu cewek loreng abu-abu. Lengkap, lima botjah tjilik oenyoe! Aku lampirkan foto mereka ya!


Masing-masing dikasih nama: Nolan Jr (cowok), Nolin & Nduty (dua-duanya cewek). 
Yang kepalanya paling bulet, berdiri di tengah, itu Nduty.


Waktu kecil mereka suka sekali manjat pohon rambutan. 
Ki-ka: Item (badannya kepotong), Timplek, Nolan Jr (atau Nolin ya? Susah dibedain), & Nduty (kepalanya paling bulet dan badannya gendut :P).


Ki-ka: Timplek (cewek) dan Item (cowok)

Nggak seperti kebanyakan kucing cowok lainnya, Nolan selalu nengokin anak-anaknya. Sesekali ngajakin anaknya main pake ekornya. Sungguh, Nolan ayah yang baik. Sayang, kucing yang baik umurnya nggak panjang. Seperti yang aku ceritain di postingan sebelumnya, Nolan ketabrak lalu meninggal di tempat. Naomi terpaksa jadi single parent, anak-anak pun tumbuh tanpa figur ayah.

 Nduty dewasa

 Nduty dan Timplek

 Nolin tiba-tiba nyamperin Nduty dan Timplek

  Ki-ka: Nduty, Timplek, dan mamahnya, Naomi.

 Pemakaman papah Nolan. Anak-anaknya ikut ngelayat: Atas-bawah: Nduty, Timplek, & Item.


Pas Item diadopt, Timplek menclok di kandang si Item, nggak ngebolehin Item pergi sendirian. Akhirnya Item diadopt bersamaan sama Timplek. Foto ini diambil di rumah keluarga yg adopt mereka. Sayangnya nggak lama kemudian mereka stress minta dipulangin. Akhirnya dua bocah ini balik ke rumah dan dirawat sama kami sekeluarga. Timplek kembali sehat, tapi Item terpaksa harus wafat. Hiks..


Satu per satu kucing kami tumbang, setelah papah Nolan dan si Item meninggal, Nolan Jr. dan Nolin menyusul. Dua-duanya karena virus. Aku lupa nama virusnya apa, mereka jadi nggak ada nafsu makan. Nolin malah sempat diopname di klinik dokter hewan dan diinfus, tapi Allah berkehendak lain.

Kucing yang tersisa cuman Naomi, Nduty, dan Timplek. Timplek sempet ketabrak dan rahangnya patah, dirawat di klinik dan dioperasi, alhamdulillah sembuh. Sayangnya setelah Timplek hamil dan melahirkan (hamilnya sama musuhnya Nolan dong, yang warnanya persis Nolan itu hiks hiks), Timplek kembali ketabrak dan kali ini nyawanya nggak berhasil diselamatkan. Timplek meninggalkan 4 bayi kucing yang lucu. Karena kebetulan jenis kelamin dan warnanya sama persis dengan mendiang kucing kami yang dulu, jadi masing-masing dikasih nama: Nolan, Nolin, Timplek, dan Item *anggap saja mereka bereinkarnasi* Nanti kalau udah gedean, saya upload foto mereka kesini ya.

 Kucing dewasa yang kami punya cuman tinggal Naomi...

...dan Nduty.

Ini sneak and peek anak Timplek yang warnanya persis Timplek, dan diberi nama Timplek. 3 saudaranya yang lain belum sempet photoshoot. Btw Naomi lahiran loh, hamilnya sama kucing item yang wajahnya kayak Hitler. Anaknya ada 5, 4 cowok dan 1 cewek. Awww..nanti aku fotoin mereka kalau udah agak gedean dan nggak kayak anak tikus lagi. Siapa yang mau adopt? Next, Naomi dan Nduty harus disteril! Capeeek booook ngurus bayi kucing!!! >,<

Why We Do Love Cats: Our Fifth Cat, Nolan

/ /
Nolan adalah kucing yang diambil di stasiun Purwokerto. Awalnya bapakku lagi nganter temennya ke stasiun, tiba-tiba di cafe stasiun muncul kucing oranye yang jinak banget, ngikutin bapakku kemana-mana. Berhubung di rumah lagi nggak ada kucing juga, diadopt lah dia ke rumah. 

Kenapa dikasih nama Nolan? Karena dia demen banget dolan (main, dalam bahasa Jawa). Yah namanya juga jiwa petualangnya gede, mau digimanain pun juga, dia pasti dolan. Siapa yang tahu kalau dia sebenernya kucing yang berpetualang dari kota satu ke kota lain, dari stasiun satu ke stasiun lainnya, tapi di tengah jalan kehabisan duit, trus terpaksa berakhir di stasiun Purwokerto, ya kan? Ya kan? *berkhayal ketinggian haha* Kalau lagi nggak ngeluyur atau "ngetrip", Nolan sering bobok siang di rumah. Berbeda dengan Cemot, Nolan itu nggak jago berkelahi. Dia jagonya naik gunung sih, yah namanya juga petualang gitu loh. Akibatnya dia sering jadi bulan-bulanan kucing preman deket rumah. Kebetulan si preman itu warnanya sama kayak Nolan. Makanya kalo lagi melerai kita suka bingung yang mana yang Nolan, yang mana yang preman.

Nolan punya hobi bobok di atas sepeda motor. Motor kesukaannya ya vespa merah punya bapakku. Anehnya kalo dipindahin ke vespa bapakku yang lain, dia selalu minta pindah. Maunya bobok di vespa merah, titik. Selain vespa, Nolan juga suka bobok di atas motor matic jenis apapun. Eh kucing mana sih yang nggak demen sama motor matic? Lucu juga yak haha. Ini aku kasih liat foto si Nolan yang ganteng dan so sweet. Ada satu foto di mana motornya mau dipake ke sekolah sama Rara, tapi Nolan ngotot nggak mau turun dari motor bhihihik.




Setelah Nolan betah di rumah, si Rara bertekad beli kucing cewek biar bikin Nolan nggak dolan-dolan atau "jajan" di luar. Kenapa ngotot banget beli kucing cewek? Karena kucing ceweknya mirip banget sama Monty. Yah...gimana yah. Kalau soal dunia perkucingan, emang kita tuh nggak gampang move on dari satu kucing ke kucing lainnya. Meskipun punya kucing baru, kucing lama tetep dikangenin. Ini pose suami istri si Nolan dan istrinya, yang kami kasih nama Naomi. Persis Monty ya, tapi ini cewek dan lebih gendutttt. 




Nolan dan Naomi punya anak 5. Nanti aku sambung di postingan berikutnya aja biar nggak kepanjangan ;)

Akhir cerita, Nolan meninggal ketabrak mobil. Menurut cerita tetanggaku, Nolan ditabrak dua kali, tabrakan pertama akibat motor. Alhamdulillah Nolan masih bisa bangkit. Tapi nahas nasibnya, kendaraan berikutnya menerjang tubuh Nolan hingga Nolan tewas di tempat. TKP-nya ada di jalanan depan gerbang rumah. Persis dengan TKP kecelakaan Miu. Hiks hiks. Nolan meninggal ketika anak-anaknya sudah remaja.

Whom I've been grateful of

Blog Statistics

Recent Comments

Archives

Popular Posts

 
Copyright © 2010 Thisisrizka, All rights reserved
Design by DZignine. Powered by Blogger